Makanan Khas Banten

Posted by New Seven Wonders | Posted in


Rabeg Makanan Khas Banten



A. Selayang Pandang

Berkunjung ke Banten menjadi kurang berkesan tanpa mencicipi kelezatan masakan yang disebut rabeg. Rabeg adalah menu masakan berkuah yang terbuat dari daging kambing dan jeroannya. Proses pembuatan masakan ini dimulai dari mengiris daging dan jeroan kambing dalam bentuk kecil-kecil. Selanjutnya hasil irisan daging dan jeroan tersebut dicampur menjadi satu dan dituangi air yang telah diberi bumbu sebagai kuahnya. Setelah itu dimasak sampai daging berubah warna agak kecoklatan dan bumbu dianggap sudah meresap. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam.

Sampai sekarang, belum ada yang mengetahui siapa yang pertama kali memperkenalkan masakan ini. Oleh masyarakat Serang, dahulu masakan ini dianggap sakral, karena merupakan simbol penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga masakan ini hanya dapat dijumpai pada perayaan maulud Nabi Muhammad SAW.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, nilai kesakralan masakan ini semakin pudar. Ia tidak hanya dijumpai pada peringatan maulud Nabi Muhammad SAW saja, tetapi juga dapat dijumpai pada berbagai hajatan, seperti aqiqah, tasyakuran, pesta perkawinan, dan lain-lain. Bahkan, masakan ini sekarang dijual bebas, dan mudah dijumpai di rumah makan dan restoran yang ada di sekitar Kota Serang.

B. Keistimewaan

Keistimewaan masakan rabeg terletak pada kuahnya yang terbuat dari air murni yang diberi bumbu dan rempah-rempah, seperti jahe, lada, dan cabe merah, yang berfungsi sebagai penghangat tubuh. Kuahnya berwarna coklat, akibat dari bercampurnya berbagai macam bumbu. Kuah tersebut dianggap dapat mengurangi kandungan lemak.

Keistimewaan lainnya, rabeg juga dilengkapi dengan aneka lalapan seperti timun, wortel, dan kobis. Aneka lalapan ini merupakan hidangan yang dipercaya sebagai penurun tekanan darah akibat mengkonsumsi rabeg secara berlebihan. Sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir dengan naiknya tekanan darah setelah menikmatinya.

C. Lokasi

Wisatawan yang ingin menikmati rabeg, dapat berkunjung ke Kota Serang, Propinsi Banten. Di kota ini banyak terdapat warung makan yang menyajikan masakan khas rabeg, seperti warung-warung di Kampung Magersari yang terletak di depan Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Serang. Selain itu, masakan ini juga bisa ditemukan di Jalan Banten Raya No. 40, Desa Lopang Cilik, Kabupaten Serang.

D. Harga

Satu porsi rabeg dijual dengan harga Rp. 10.000 (Juli 2009) yang terdiri dari rabeg, nasi samin, empeng melinjo, aneka lalapan seperti timun, wortel, dan kobis yang telah diiris kecil-kecil, dan segelas teh manis.






PEMERINTAH PROVINSI BANTEN












Comments (0)

Poskan Komentar